21
Apr
08

kartini-kartini yang hilang

 Betapa bahagianya lahir dari seorang ibu yang membesarkan dengan penuh kasih sayang dan pengorbanan. Pengorbanan yang mendidik kita menjadi manusia seperti saat ini.bisa berdiri dan menapaki dunia dengan penuh harapan akan kemajuan yang lebih baik. harapan ibu sepenuhnya.dan ibu yang ada di seluruh dunia.

 Dewasa dalam tindakan dan pikiran.lantas pernakah kita merendahkan kaum wanita,jawabannya tentu saja ya . huh betapa egoisnya kita melempar cacian makian terhadap mereka (wanita)  entah dia itu seorang pelacur,artis,teman kencan,pacar,dll:mrgreen: .yang jelas penghargaan terhadap wanita ,jika di lihat dari kaca mata personal adalah harus seperti ini titik.dia ga boleh seperti itu,pokoknya wanita itu harus begini,yang melanggarnya akan kita cap ini dan itu, lagi 2 egois.

tentunya kita masih asik mengikuti perkembangan kasus dewi persik n sejenisnya.kita lebih asik membicarakan sampai di mana batas BH dan cawat bener ga? dan goyangan yang sopan itu seperti apa ( pornolitas  ;) ) . huh lagi2 memalukan.gw  hanya bisa menghujat tampa memberi kontribusi yang berarti .harusnya gw mulai dari diri gw, lebih menghargai kaum perempuan dari hal2 yang kecil. jangan terlalu berharap ma orang lain.

apakah seorang wanita seksi  layak kita samakan dengan Raden ajeng kartini?lagi lagi pertanyaan ngawursemua pasti setuju dengan berkata TIDAK! walopun dalam eksistensinya si wanita itu berjuang untuk kemanusian dan HAW ( hak asasi wanita😆 ).

ah lupakan toh kasusnya dewi persik masih lebih layak kita nikmati ketimbang nasib para tkw kita yang ada di luar sono yang katanya pahlawan devisa.lagi2 mendapat perlakuan yang tidak manusiawi  ! Peduli amat ma mereka toh bukan saudara kita juga kok, celetuk temenku.

kasus polisi malingsia perkosa TKW endosah !

kasus majikan menganiaya dan membunuh TKW asal endosah !

kasus pemerasan oleh oknum aparat endonesah terhadap TKW ( memalukan ) !

vonis hukuman mati terhadap TKW asal endonesah!

kasus tkw asal endonesah yang melarikan diri dari majikannya dengan melompat dari lantai 3!

kasus dibakar hidup2 oleh majikannya !

kasus bunuh diri !

selamat hari kartini, jeng !

 

 

 

 

 

 


9 Responses to “kartini-kartini yang hilang”


  1. 1 afdoal
    Senin, 21 April 2008 pukul 6:48 pm

    rik, ini web q : http://www.mbojo-lab.co.nr or mbojolab.wordpress.com

  2. Senin, 21 April 2008 pukul 10:44 pm

    Hidup dijaman Ningrat – feodalism dimana darah priyayi begitu kental.. gelar adalah segalanya.. Kartini menolak dipanggil dengan gelarnya Raden… “panggil aku Kartini saja”.

  3. Selasa, 22 April 2008 pukul 12:38 am

    Mengenai tkw dinegara orang diperlakukan dengan semena-mena nanti setelah kembali ketanah air baru menginjak bandara aja udah harus ditodong sana-sini .. *menghela nafas* saya ndak mampu berbuat apa-ap,
    Kartini benak saya bila mendengar nama itu disebut adalah kebaya😆, mungkin karena selama ini, bila memperingati hari kartini para wanita selalu mengenakan kebaya . Jadi bukan masalah perjuangan beliau yang perlu ditonjolkan tetapi cara berbusana beliau saja. tapi mudah-mudahan itu cuman terjadi pada diri saya saja .🙂

  4. Selasa, 22 April 2008 pukul 10:20 am

    @afdoal

    oke bro thanks udah lama tak tunggu:mrgreen:

    @gimbal

    seorang wanita yang punya karakter yang kuat,sayang terakhir gw liat fotonya pas duduk di bangku SMP :mrgreen:

    @regsa

    masih teringat ketika kerja di salah satu maskapai yang sekarang kolaps, dimana tkw2 yang keluar negeri transit batam di peras oleh temen2 ku sendiri..di perlakukan seperti penumpang liar padahal mereka beli tiket juga sama seperti penumpang yang laen, kalo ada pejabat di over flight para tkw, sistem manajemen yang buruk dan tidak manusiawi !

  5. Selasa, 22 April 2008 pukul 3:45 pm

    selamat hari bumi 22 april 2008.. untuk sebuah kepedulian…

  6. Selasa, 22 April 2008 pukul 4:32 pm

    hidup Ibu kita Kartini.

    hidup Erickningrat !

  7. Selasa, 22 April 2008 pukul 4:33 pm

    save our earth, save our kartini. Terlalu banyak batu-batu permasalahan yang ada di negeri ini, sampai-sampai yang di urus hanyalah kerikil-kerikilnya saja. Emansipasi wanita yang banyak digembar-gemborkan menjadi bumerang bagi wanita itu sendiri yang berakhir menjadi obyek.Tragis dan dilematis. jangan sampai kartini indonesia benar-benar hilang.

  8. 8 phreakaholic
    Selasa, 22 April 2008 pukul 6:55 pm

    klo menurut gw, inti dari hari kartini itu sebenernya seperti apa yg di kumandangkan bob marley pada lagu redemption songs,

    “emancipate yourself from mental slavery”

    itu aja. kalo kita sendiri [baik laki-laki ato perempuan] masih punya mental budak, buat apa?
    sorry that was just my personal opinion. it could be different than yours🙂

  9. Selasa, 22 April 2008 pukul 9:27 pm

    @ardianzzz
    save our mother earth🙂

    @bali sugar

    hidup bli:mrgreen:

    @syant

    betul! jangan sampai perayaan kartini menjadi hilang makna

    @phreakholic

    mental budak yang selalu menjilat bos2 kapitalis:mrgreen:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  


%d blogger menyukai ini: