30
Jun
08

Ada Apa dengan Punk

sumber koran marjinal

Oleh Haska


Kosa kata Punk telah digunakan sejak Shakespeare menulis The Merry Wives of Windsor. Dalam kamus bahasa Indonesia, Punk diartikan sebagai anak muda yang masih “hijau”, tidak berpengalaman, atau tidak berarti. Bahkan diartikan juga sebagai orang yang ceroboh, sembrono, dan ugal-ugalan. Istilah tersebut sebetulnya kurang menggambarkan makna punk secara keseluruhan.


Dalam “Philosophy of Punk”, Craig O’Hara (1999) menyebut tiga definisi punk. Pertama, punk sebagai trend remaja dalam fashion dan musik. Kedua, punk sebagai Sang Pemula yang punya keberanian memberontak, memperjuangkan kebebasan dan melakukan perubahan. Terakhir, punk sebagai bentuk perlawanan yang “hebat” karena menciptakan musik, gaya hidup, komunitas, dan kebudayaan sendiri. Definisi pertama adalah definisi yang paling umum digambarkan oleh media. Tapi justru yang paling tidak akurat karena cuma menggambarkan kesannya saja.
Punk memang sohor dari musik. Namun energi eksplosif dan kecepatan gerak punk lebih dari sekadar fenomena musik belaka. Ketika gelaran musik punk banyak diberangus, punk mengeksplorasi seni visual. Musik hanyalah satu aspek dari gerakan punk. Punk sangat terkait erat dengan musik, mode dan grafis, namun punk juga dapat dipandang sebagai bagian episode budaya yang lebih luas, dan menemukan ekspresinya dalam film, penampilan dan seni visual.
Bagaikan asam di gunung, garam di laut, bertemu di belanga, Punk yang terbit pertamakalinya di London, Inggris berakulturasi dengan nilai-nilai lokal di Indonesia. Pada era 1980-an, punk digandrungi golongan menengah-atas dari kota-kota besar di Indonesia, sebagai bentuk snobisme anak muda perkotaan. Sebagian besar mereka mengetahui tentang subkultur punk dari kaset-kaset yang beredar di kalangan terbatas, disamping dari terbitan majalah-majalah musik luar negeri yang dibawa remaja yang berlatar belakang keluarga makmur (karena boom minyak) yang berkesempatan bersekolah di Eropa atau Amerika.
Dekade pertengahan 1990 boleh dibilang merupakan fenomena mewabahnya musik underground di Indonesia. Pada 1997 adalah masa awal ketika punk Indonesia mulai terjun di kancah politik, dijuluki “punk politik” karena membawa isu-isu politik, kekuasaan, militer, dan globalisasi dalam konser underground. Punk ini mengusung musikalitas yang tak ribet, dengan lirik-lirik lugas di tengah unggah-ungguh eufimisme bahasa Indonesia yang mengalami birokratisasi. Lirik lagu mereka memakai bahasa yang langsung, kenyal, plastis, tidak merayakan metafora yang kelam seperti era psikodelik rock. Awal tahun 2000, subkultur punk menjadi sebuah gerakan yang merasuk sampai desa, kampung atau dusun di pojok pelosok Indonesia. Beberapa scene punk di kota-kota kabupaten di Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, dan Kalimantan sekarang secara berkala membuat gigs, yang digeber band-band punk lokal. Sebagaian besar anak muda itu hidup sebagai petani atau pedagang dengan latar budaya agraris yang kuat.
Etos Do It Yourself (DIY) terutama mencuat pada 1990-an, ketika terjadi percampuran antara aksi protes (sebagai aksi politik langsung) dengan kegiatan pesta (aksi perayaan, festival). Budaya ini menyerukan gerakan counter culture atau underground di Amerika pada 1960-an, di mana politik dan pesta berbaur dan dipraktikkan menjadi ekonomi koperasi, pemenfaatan teknologi digital dan teknologi komunikasi untuk tujuan-tujuan masyarakat bebas, dan komitmen terhadap teknologi alternative. Mengembangkan sikap berdikari (berdiri di kaki sendiri), sikap independen, termasuk dalam hal memproduksi kebutuhan-kebutuhan estetis sekaligus kontekstual mengangkat aspirasi masyarakat luas : musik, wood cut, fotografi, zine, fashion, rajah tubuh, aksesoris, buku dan komik.

*)tulisan ini mendampingi Pameran “Ada Apa Dengan Punk” pada gig Spreading Punk Rock Frienship Reality di Gedung HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, 23 Juni 2008.

About these ads

66 Responses to “Ada Apa dengan Punk”


  1. Senin, 30 Juni 2008 pukul 2:34 pm

    marjinal adalah salah satu karakter yang kuat!

  2. Senin, 30 Juni 2008 pukul 3:14 pm

    hari gini sih susah cari yg pure. semua sudah jadi campur aduk. hibrida. jd sah-sah saja kalau punk jg kawin sama kemapanan. selama kemudian tidak mengeksploitasi yg tertindas, nah, selama itu pula ayo jalan terus..

  3. Senin, 30 Juni 2008 pukul 3:41 pm

    @ om anton

    yup! selama tidak mengeksploitasi yang tertindas, cuma satu hal yang menurut saya agak rancu, seperti kawin dengan kemapana dalam arti harfiahnya akan mendegradasikan makna punk itu sendiri? karena budaya punk lahir dari penolakan atas budaya “mapan” itu tadi.
    ya itu sebuah realita om,,, karena semua akan di kembalikan ke standar masing2 tentu disini akan ada influence masing2 dari tiap individu, artinya diap individu mempunya satu alasan yang kuat kenapa dia harus begini dan begitu.sai that self difence lah.

  4. Senin, 30 Juni 2008 pukul 8:43 pm

    sekarang ini banyak kulihat hanya Punk sebatas tampilan ya khan Rick ?

  5. Senin, 30 Juni 2008 pukul 11:10 pm

    oi………oi………
    thanj’s z udah view my blog

  6. 6 dionbarus
    Selasa, 1 Juli 2008 pukul 9:17 am

    Salam kenal, saya juga punker namun gak se-radikal anda, boleh dibilang saya straigt-edge. Bagus tulisan-tulisannya sangat membantu dalam menambah pengetahuan tentang Punk..

    Oh ya ada gak komunitas fans The Ramones di Indonesia, saya fans berat mereka dari djaman doeloe…

  7. Selasa, 1 Juli 2008 pukul 1:52 pm

    @regsa

    ya bisa di bilang begitu lah :mrgreen: punk wanna be style

    @joxpesock

    Oi Oi OI sering2 maen kesini yo……… :lol:

    @dionbarus

    wah saia ga radikal mas, saia hanya menyampaikan apa yang saia lihat ato rasakan :mrgreen:
    saia juga ngefans sama the ramones mas, salam kenal juga thanks !

  8. 8 mylongjourney
    Selasa, 1 Juli 2008 pukul 5:12 pm

    waahh bahas punk lagi….pembahasan tanpa tapal batas…

    sori om jarang berkunjung..kerjaan ribet bgt neh

  9. Rabu, 2 Juli 2008 pukul 8:44 am

    @mylongjourney

    santai aja bro….kapan2 kita bersua lagi? :mrgreen:

  10. Rabu, 2 Juli 2008 pukul 1:39 pm

    saia ndak ikut2an lho mas erick.. saia cuma simpatisan…
    simpati aja sama anak2 punk.. yg social.. ; yg anti kemapanan “sebagai bentuk sikap counter culture terhadap budaya komsumtif masy kita terutama generasi muda…
    yang sederhananya, jangan boros !
    yang laen punya tafsir yang berbeda – beda !” –> *kata2nya mas erick nih* /setuju…

    :tumbsup: salut deh buat anak punk

  11. Rabu, 2 Juli 2008 pukul 1:49 pm

    *sapa juga ya yg bilang saia ikut2an??* :biggrin:

  12. Rabu, 2 Juli 2008 pukul 3:26 pm

    ada apa dengan mba dyah? :lol:

  13. Rabu, 2 Juli 2008 pukul 3:40 pm

    mas. saya ada posting agak lucu di blog saya..

    *cuma ngasih tau aja..*

  14. 15 fakurakura
    Rabu, 2 Juli 2008 pukul 9:46 pm

    ooo punk.. .emank anak punk itu gitu ya kok saya sering lihat di perempatan jalan jualan koran,ngamen,dan kawan-kawan.gak keren jadinya. . . .bukanya punk itu anak orang menengah ke atas tapi menyimpang kata mak gue sihh hehehe.

  15. Kamis, 3 Juli 2008 pukul 8:53 am

    @fakurakura

    ngamen jualan koran = bentuk hidup berdikari etos D.I.Y
    salam kenal

  16. Kamis, 3 Juli 2008 pukul 9:53 am

    hu hu hu hu hu hu….

    kangen dah lama nggak “bertelur” dsini…..
    ngomongin apaan nech????
    PUNK?????

    wew wee wew weew…….
    PUNK itu disini (kepalin tangan tempelin di dada kiri)

  17. Kamis, 3 Juli 2008 pukul 10:21 am

    Sebelumnya, aku cuma mengerti kalo punk sebagai
    trend remaja dalam fashion dan musik.

  18. Kamis, 3 Juli 2008 pukul 1:14 pm

    @ironepunx

    *nawarin rokok* wan ane cari kau tadi malam? kemane nte?

    @rita

    sama mba awalnya saia juga begitu :mrgreen:

  19. Kamis, 3 Juli 2008 pukul 7:35 pm

    Menurut om, ada apa dengan punk hari ini?

  20. Jumat, 4 Juli 2008 pukul 12:13 pm

    hasyah…..kalo mau nyari ane,pagi di elian pemuda…
    kalo udah di atas jam 5 sore,ente cari dah di 24/7……

    jadwal tetap tuh coy…….. :P

  21. Jumat, 4 Juli 2008 pukul 12:36 pm

    @mylongjourney

    seperti dek my long lihat di sektitar :mrgreen:

    @ironepunx

    wah pantas rib2 disana pada habis semua :lol:
    oke brur next time kita bersua….. :mrgreen:

  22. Jumat, 4 Juli 2008 pukul 4:12 pm

    Curaang…ditanya malah jawabannya gitu? emang ada apa dengan punk di sekitar?

  23. Sabtu, 5 Juli 2008 pukul 11:20 am

    ghw ambil contoh : di tempat ku si A ini dandannya style punk abiesss, di tanya punk jawabnya oi oi oi!! punk itu anarkis, punk itu mohawk dan berantai! punk itu musik, punk itu suka mukulin orang yang menetangnya itu prinsip temen aku yang si a tentang punk, trusss ada temenku si B orang nya ga neko2 tau kalo punk itu leibh kepada jiwa dan soul yang memberontak terhadap systenm yang mengekangnya akhirnya dia buka usaha sendiri dengan niat ga ada yang mengaturnya,tapi dia anti kekerasan.dan dia ngaku punk, trussss ada temenku yang si C ngaku suka punk dari music dan fashion,dan dia ngaku punk. ada temen ku si D yang suka punk dan ideologi punk dari inggris sono, ada temenku si E suka punk karena prinsip DIY dan masih banyak defenisi dari si A ampe Z.
    kalo gw sejalan dengan apa yang marjinal pikirkan tentang konsep punk itu termasuk artikel di atas….
    so semua punya standar sendiri2 tentang punk itu…
    saat ini saia melihat hanya wannabe style aja dek long :mrgreen: yang saat ini saia lihat di sekitar, yang suka bikin rusuh dan ngaku2 anak punk di tanya tentang kenapa lo make sepatu boot jawabnya ga tau :mrgreen: bukankah di sini ada perbedaan?
    kalo dek my long mau menambahkan silahkan :mrgreen:

  24. Sabtu, 5 Juli 2008 pukul 4:07 pm

    kalo gw ngaku punk boleh ga? secara gw udah tuwir tu.. :mrgreen:

  25. Sabtu, 5 Juli 2008 pukul 4:18 pm

    saya senang dgn band marjinal karna lagunya yang asik membuat saya senang mendengarkan lagunya dan menyanyikannya salam punk bintaro
    kritik semoga marginal bsa membuat lagu yng lbh asik lagi
    sekian dan tfrima kasih.

  26. Minggu, 6 Juli 2008 pukul 7:26 am

    @bebek

    salamkenal juga mas :mrgreen:

  27. Kamis, 7 Agustus 2008 pukul 5:26 pm

    Punk bagi gw Aliran musik yang orang boleh bilang keras dan musik kelas bawah.
    Tapi, bagi gw, semenjak gw tau gimana dan apa aja yang ada di dalam jiwa” punkers sejati, gw bangyan tergelitik untuk bisa hidup diantara mereka.
    Dan bagi gw aliran itu ga usah di jadikan kelas sosial dan menjadikan perpecahan diantara kalangan remaja pecinta musik, tapi aliran itu semestinya menjadikan paduan diantara tema dan inspirasi dalam berkarya.

  28. Senin, 11 Agustus 2008 pukul 9:59 pm

    komentar saya sama ank punk yang ada didaerah saya,kebetulan saya juga komunitas punk street.sya hanya mau memberi saran kepada ank punk yang ada di indonesia.janganlah untuk slalu berbuat ANARKI,karna itu sangat lah tdk enk utk dlhat.cuma itu saja yang bisa saya komentari,terima kasih

  29. Senin, 11 Agustus 2008 pukul 10:09 pm

    hhhhhhiiiiiiidddddddddddddddduuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuupppppppppppp ppppppppppppppppuuuuuuuunnnnnnnnnnnnnnkkkkkkkkkkkk……………ppppppppppppppuuuuuuunnk yang ada di indonesiaaaa…….. KAMI CINTA NEGERI INI,TAPI KAMI BENCI DENGAN SISTEM YANG ADA.HANYA ADA SATU KATA,LAWAN……………………………………………………………………….. PUNK STREET

  30. 31 themphee-bongkrek
    Kamis, 11 September 2008 pukul 11:27 am

    salam kenal ye….. jadi pingin ikutan coret2. kalo ngomongin punk itu apa, gimana, siapa?? nggak ada abisnya karena pada dasarnya manusia mempunyai sifat dasar yang bebas untuk berpendapat.jadi buanyak buanget argumentasi2nya. ntar yang baca puyeng……….. untuk abang2 yang kritis kalo ngomong, salut aja dueh… oyii…….. [Punk Skin Kru]

  31. 32 sablah
    Senin, 15 September 2008 pukul 11:42 pm

    semuaaaaaa oi…oi,pergerakan bukan hanya style & gaya hidup,tapi karena keaadan setiap individu, kawan

  32. 33 sablah
    Senin, 15 September 2008 pukul 11:44 pm

    semuaaaaaa oi…oi,pergerakan bukan hanya style & gaya hidup,tapi karena keaadan setiap individu,untuk bergerak memperjuangkan kelas,

  33. Jumat, 26 September 2008 pukul 3:50 pm

    yeyqwryuqwey7fr6qfy qgcf ywqebfqgfq yyq5tyq8fb qur htyhug y89qwopgfn ldasj0-f njqwqurnfsaw q jk

  34. 35 ZOKAZ
    Jumat, 10 Oktober 2008 pukul 8:41 pm

    MARJINAL PENGHIANAT KATA TEMENKU LHO BAGI PARA PENGGEMAR/FANSNYA JANGAN MARAH YA…!!!!

  35. 36 UJE/UNTU NJEPAT
    Jumat, 10 Oktober 2008 pukul 8:45 pm

    HEH…UNTUKU ORA NJEPAT LHO KAYA UJE

  36. Sabtu, 11 Oktober 2008 pukul 11:36 am

    @ zokaz

    santai aja brur saia pengagum marjinal ;)
    salam kenal

  37. Kamis, 27 November 2008 pukul 8:31 am

    anak punk itu sangat gila ceroboh jijik aq meliat nya makanan di samapah aj di makai ZZzzzZZz…….. lebih baek EMO^^ dari pada punk yang gila gilaan kalo anak punk seluruh dunia sini hadapain anak emo banjar kaliamantan selatan kalo berani punk VS emo sene kami anak EMO semua akan menghadapi kalian punk jelek g ad uang kalo kami EMO kalo punk miskin hahhaha……..sene kalo berani aq dateng ke acara parade punk di kaliamanatan selatan di kota banjarabaru tggl 30 november ato malem taun baru aq mau abisin semua anak punk di seluarruh indonesia…

  38. Kamis, 27 November 2008 pukul 8:32 am

    ihh… anak punk itu makan nan nya di samapah yang cocok hahahha

  39. Kamis, 27 November 2008 pukul 8:36 am

    sampah sampah sampah tuh masih banyak maknan nya makan jih sono anak punk wkowkwok…… betul loh anak EMO banjar ? kata lo bener banget nanti kami dari EMO JKT akan nolongin kmu membasmi anak punk aq EMO JKT bergabung sama kmu dan anak HARAJUKU kita sama sama membasmi anak punk tggl 30 november kan di banjar baru….

  40. 41 HARAJUKU
    Kamis, 27 November 2008 pukul 8:37 am

    ok kami semua anak harajuku akan membantu kalian….EMO

  41. Kamis, 27 November 2008 pukul 8:41 am

    oi….oi… napa kalian mau musuhin kami aq Om amak banjarbaru sapa bilank gitu kita damai aja kalo kamu bantah ok aja kami anak punk akan setuju kalo kalian mau perang sama kmi inget kalo kalian kalah HARAJUKU dan EMO akan kami hancurkan salam dari OM AMAK..

  42. Kamis, 27 November 2008 pukul 10:01 am

    @ emokriena, emo jakarta , harajuku , punk street banjarbaru, on IP ADRESS 125.160.49.183

    adik ini punya empat nama tapi satu oknum, kalo besok kasih koment di komputer yang berbeda ya dik biar ane kira banyak orang ;)
    kalo gini khan ane tau kalo adik lagi nyamar jadi empat orang :-)

    adik kelas berapa sekarang ?

  43. 44 cinta
    Kamis, 1 Januari 2009 pukul 3:30 pm

    punk tai anjing!!!!!!hahahahahaha

  44. 45 ipam_86@yahoo.co.id
    Selasa, 13 Januari 2009 pukul 3:48 pm

    aku suka emo dan musim ujan gini enak’a ebok eh anak anak punk jng pda norak deck w nie anak emo hahahhhaha
    u semua setan emo donk aink tah jng ikut2 punk deck enak kan jga emo tpi w pucink nick kan tdi suruh bayar telpun tpi duit’a ke pke buat ngenet
    bangsat anak punk indonesia

  45. 46 punk setan
    Selasa, 13 Januari 2009 pukul 3:52 pm

    anak2 punk u setean srmua gaya u pda kya tai nie w anak jakarata skull w di boeduet cara w
    hahahhhhhhhahahahahahahahha
    punk idiot punk tolol
    bangsat bangsay buat anak punk
    tai bangsat

  46. 47 rOku
    Senin, 23 Februari 2009 pukul 9:44 pm

    wooiii apa”an noh
    bw” nm harajuku!!
    emo suckk
    emo = Elek MOdarrrrr!!!

  47. Selasa, 10 Maret 2009 pukul 9:12 pm

    hei…
    komunitas punk street,inget kata” bank mike dari komunitas taring babi…
    bahwa kita hruz jdi diri sendiri yg menerima sgala sesuatu apa adanya,,,
    salam kami yg cnta akan perdamaian…
    peace to punk di sluruh indonesia…

  48. 49 adiindie
    Sabtu, 25 Juli 2009 pukul 10:58 pm

    brotha,
    minta jadwal manggung anak punk dijakarta dong,
    tq.

  49. 50 isma
    Jumat, 11 September 2009 pukul 11:19 pm

    tpi yang paling mnyedihkan dari fenomena punk ini,banyak punker yang jiplak style punk tanpa tahu apa itu punk…
    bsa2 jdi anak “PUNK-kalan kali”…

  50. Sabtu, 12 September 2009 pukul 12:17 pm

    kangen sama corong,penjol ^^ sorry ga bisa terus terusan sama kalian

  51. 53 Anonymous
    Senin, 22 Maret 2010 pukul 3:31 pm

    kele punk jgn resek

  52. 54 ezra
    Kamis, 29 April 2010 pukul 2:12 pm

    oioioioioiioioioioi………….
    ayo punk maju trus pandang mundur………………
    aq mendukung kalian karena punk tidak akan pernah mati………..
    ayo maju trus sebarkan punk sampai qt mati………..
    punk not dead………..
    oioioioioioioioi………………

  53. 55 dhea anak punk
    Rabu, 16 Juni 2010 pukul 10:40 am

    jangan remehkan musik or anak punk,,,,,,,,,ok!!!!!!!!!!

  54. 56 Anonymous
    Rabu, 4 Agustus 2010 pukul 10:38 pm

    yaNg BeREtAhAn HaNya StrEeT…..
    TeTap BerJuAnG…
    StReeT PuNk D TanaH aiR..
    BeRfIkIr Lah TuK MaJu….
    BaNgKiT DaN BeRoNTaK…

  55. 57 markus
    Rabu, 25 Agustus 2010 pukul 11:19 am

    SEMUA ANAK2 PUNK KTA BRANTAS YNG NMA’a korupsi dre indonesia dan kta hrus cgah yng nma’a korupsi
    kpan nie konser punk ad ge cz w kngn nie am jogetan’a dan rusuh’a ank2 punk
    w dre bocah punk ciracas………………………….i lov u punk

  56. 59 dika
    Jumat, 29 Oktober 2010 pukul 9:02 pm

    semua system yang ada di dunia adaah system yang kORUP.!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  57. 60 Taufan Ali
    Selasa, 17 Januari 2012 pukul 9:08 pm

    Emo giatel tai jaran tai kebo tai mu(emo)
    emo sngt tolol bodoh gayany sj sok pahlawan penuh percing jg tato tp otak tempe pengecut
    dasar manusi2 lesbi homo emo…najisssssssssssssssssssssssss jiaaannnnnnnnnnnnnnnnnnncoooooooooooooooo ipam_86@yahoo.co.id punk setan

  58. 61 Anonymous
    Rabu, 28 Maret 2012 pukul 2:48 pm

    punk smakin lantang bila aparat makin arogan karena berkuasa,,.trus lawan pnindasan,

  59. 62 Anonymous
    Kamis, 20 September 2012 pukul 10:55 pm

    musik itu natural EMO or PUNK ngak usah di jadiin suatu permasalahan…..klo kalian bener2 pecinta musik ngka jan spt itu….ngak da saling hujat menghunghujat….

  60. 63 nanda punk
    Rabu, 3 Oktober 2012 pukul 1:51 pm

    ooioiioioioioiioiiii,,lawan tu emo,,dasar anjing tu emo,rmbut kaya cwe di kasi poni appeeee,,

  61. Jumat, 30 Agustus 2013 pukul 2:07 am

    Anak pank adalah anak yg gaul dan sangat saya gilai saya bniru gya nak pank.
    Lok km g mn anak pank tu

  62. 65 Anonymous
    Jumat, 20 Desember 2013 pukul 6:07 am

    woy nak emo jangan ngebacot dah luuu puyeng palek gw liat kment lu yg gak mutu !
    »dsar emo N harujuku anak labil smua cuma ikut”tpi kgak tau artinya

  63. 66 Nero
    Senin, 6 Januari 2014 pukul 2:05 am

    Kita sbagai pungkers sjati jgan brtindak anarq kta hrus tnag qlw cacian sperti anak emo sdah klewatan batas harus d basmi. . . . . . . . . .


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: