http://xbloodyromance.deviantart.com/art/Skinhead-55556893
Skinhead adalah suatu sub-budaya yang lahir di London, Inggris pada akhir tahun 1960-an. Sekarang Skinhead sudah menyebar ke seluruh belahan bumi. Nama Skinhead merujuk kepada para pengikut budaya ini yang rambutnya dipangkas botak. Sebelum bermulanya era Skinhead, ada golongan remaja yang dipanggil Mods yang menjadi pemula kepada skinheads.
Meskipun Skinhead banyak diasosiasikan dengan kelompok orang-orang yang rasis dan Neo-Nazi, namun Skinhead yang sebenarnya tidaklah Neo-Nazi, karena pada awalnya Skinhead adalah kaum tertindas dari kelas pekerja (utamanya buruh pelabuhan) di London, Inggris. Skinhead juga bisa merujuk kepada kepada kelompok orang (biasanya remaja) yang merupakan fans musik Oi!/streetpunk dan juga punk.
Skinhead merupakan subkultur yang bermula di Inggris pada era ‘60-an, ketika Mods sedang mengharubiru kaum muda Inggris. Mods yang pada awalnya didominasi kaum muda yang berasal dari kalangan menengah ke atas kemudian mewabah dan menyentuh setiap kalangan. Tidak terkecuali kalangan pekerja alias working class. Para pemuda dari kalangan tersebut meskipun harus bekerja keras tiap hari, sebagian malah sebagai buruh kasar atau buruh pelabuhan, namun tetap memiliki cita rasa tinggi dalam memilih life style tertentu. Mereka berusaha mengadaptasi life style yang berkembang dengan pola hidup, selera serta kemampuan dompet.
Maka pada sekitar tahun 1965, dalam dunia Mods dikenal pula istilah Smooth Mods (Peacock Mods) yang terdiri dari kalangan menengah stylish dengan pilihan kostum yang mahal serta Hard Mods (lemonheads, gang mods) yang terdiri dari kaum pekerja dan merupakan cikal bakal dari Skinheads.
Hard mods kemudian baru dikenal sebagai kaum Skinheads sekitar tahun 1968. Generasi pelopor Skinheads tersebut biasanya disebut Trads (Traditional Skinheads) atau Trojan Skinheads, sesuai dengan nama label Trojan Records.
Pakaian
Kaum Trads ini mudah dikenali dari setelan seperti shirt button-up Ben Sherman, polo Fred Perry, Bretel/suspender, celana jeans semi ketat, monkey boots, jaket jeans, jaket Harrington, V neck Sweater dls. Serta yang terpenting adalah potongan rambut yang pendek, berbeda dengan gaya rambut mods pada umumnya. Pilihan akan jenis rambut yang pendek ini lebih disebabkan alasan kepraktisan. Terutama karena sebagian besar lapangan pekerjaan yang tersedia tidak membolehkan pekerja berambut gondrong apalagi bergaya acak tidak beraturan. Selain itu, potongan rambut pendek dianggap sebagai keuntungan sewaktu harus menghadapi kehidupan jalanan yang keras ketika itu. Ada pula yang berpendapat bahwa pilihan berambut pendek merupakan counter terhadap life style kaum hippie yang dianggap mewah dan juga sedang berkembang pada masa tersebut. Lebih jauh lagi, suatu kisah menceritakan bahwa pilihan tersebut berasal dari kaum pekerja pelabuhan, seperti di kota Liverpool, yang memotong pendek rambut mereka untuk menghindari kutu yang banyak terdapat di sekitar pelabuhan.
Musik
Karena Skinhead sendiri pada dasarnya adalah suatu subkultur bukannya sebuah genre atau aliran musik, pilihan musiknya pun bisa beragam.Yang pertama tentunya adalah roots mereka yang berasal dari Mods, para Trads pun pada awalnya sangat terpengaruh musik R&B ala British seperti dari The Who, The Kinks dls. Namun, mereka juga terinspirasi oleh style ala Jamaican Rude Boy yang juga populer di Inggris pada zaman itu. Rude Boy atau rudy merupakan sebutan untuk para imigran Jamaika yang berkulit hitam pencinta dansa dan musik asal mereka.Hasilnya, para Trads pun sangat menggemari musik ska, reggae, rocksteady, bahkan sampai musik soul dls. Maka terkadang, seorang Skinhead pun ikut menikmati alunan dari seorang penyanyi soul seperti Aretha Franklin misalnya.Dari roots tersebut dapat ditelusuri bahwa pada dasarnya Skinhead sama sekali tidak identik dengan rasis. Sebagaimana pendapat awam pada umumnya. Karena mereka pun menikmati kultur dari masyarakat kulit hitam. Bahkan, banyak juga Skinhead yang berkulit hitam dan berwarna kulit lainnya.
Rasisme
Mereka mendapat cap rasis pertama kali ketika beberapa Skinhead terlibat clash beberapa kali dengan imigran Pakistan dan imigran dari Asia Selatan (mereka menyebutnya Paki-Bashing) di Inggris pada era ’60-an. Tindak kekerasan yang biar bagaimanapun tidak bisa dibenarkan tersebut dipicu oleh masalah pekerjaan. Di mana para Skinhead yang merupakan kaum pekerja tersebut merasa lahan pekerjaan mereka semakin sempit terdesak oleh kedatangan imigran yang bersedia dibayar lebih rendah. Label rasis kemudian semakin melekat, salah satunya setelah beberapa Skinhead tergabung dan dihubungkan dalam organisasi white power, National Front yang terbentuk di awal ’70-an. Militansi dan karakter Skinhead yang keras khas kaum pekerja sempat membuat mereka dijadikan alat maupun berbagai kepentingan politik. Termasuk dihubungkan dengan paham Neo Nazi. Meskipun sejarah maupun kenyataan yang ada bisa menunjukkan fakta yang berbeda.Sama dengan nasib Mods leluhurnya, pamor Skinhead sempat meredup di era ’70-an, setelah sebelumnya mencapai puncak popularitas mereka pada tahun 1969.
Mereka kemudian bangkit kembali, bersamaan dengan kelahiran musik punk pada sekitar tahun 1977
sumber tante wiki
kunjungi juga skinhead indonesia di www.skinheadindonesia.com



















kita semua basodara!
oi oi oi oi ……. brotherhood
*bersulang*
serem oeyyyyy
anak pang oi.. oi….
kick the police ass oi oi oi
fuck the police oi oi oi
@ironepunk
bersulang juga kawan * teh *
@jadul
pangkalan OI OI OI
salam kenal mas
wah mas erick ni lagi pengen mendinginkan kepala ya.. postingnya tentang kepala gundul wkakakaka.. *ditendang karna OOT*
ah rambut saia ga bisa diskinhead nih
saya terpaksa skinhead karena banyak ketombe rick
Hahahaha…. *bayangin mba franciska diskinhead*
@mba dyah
saia pake es batu aja mba,btw ikan mohawkya udah di kasih makan belon?
@regsa
kalo saia banyak kutu sa
@fendhy
kira2 mba dyah mau ga?
KEEP OI……..OI…….. FOREVER……..!!!!!
@rebel angel
OI OI OI salam kenal juga
udah… dah saia kuras juga akuariumnya.. ^^
Btw, emangnya skin ama punk pernah musuhan ya?? *halah.. ga usah ditanggepin deh komen ini..* :biggrin:
@mba dyah
ah itu cuma perasaan mba dyah aja
yang musuhan itu orangnya bukan ideologinya.
du.. du.. du.. mampir kesini jadi nget wkt pcr’an ama anak punk deh
salam kenal yahh..
bersatu!!!!
kia semua bersaoudara!!!!
bener gx?????
oioioioioioioi
SIGA SAGA SIGA SAGA!!!……..HIDUP SKINHEAD…
ok,.??????tapi w nak nazi key….?no YAHUDI,free SEX yEEs
@ryane
salam kenal juga
* jabat tangan *
@dado cool
bener brur, salam kenal
@radinadilarshad99
hidup !!!!
@acoen hofman
no nazi !
ANTI RASIS SAMPAI MATI OI…OI…OI
w seorang sekinhead indonesia yang semau gw.. g terpengaruh oleh ideologi barat, timur atau manapun.. hidup skinhead semau w…
Perbedaan tidak menjadikan permusuhan……
Hidup Skinhead……
VIVA LA SKINHEAD!!!!ANTI RACISM JUST DRINK BEER!!!!
we …
beli baju baju emo di mana c ???
guu pgn bgt mke baju baju anak anak emo …
tapi susah nariyh …???
always love skinhead …
ngapain,..
nah tak kasih musuhnya orang punk,
khusus di indo skrg,
di sini rasialisme mgkin ga ada bgtu bnyk.
fasis?? udah mati mngkn,. demokrasi masih,,
di balik semua itu punknya kan sesuai jaman tuH..
..lucu kn ga ada yg di bela..
kaka..
Mnrut saya sekarang yg musti di berantaS adalah anak muda yang konsumtif.
jauh dari alam..nah itu,
indonesia kan kaya sumberdaya tuh,,gimana klu dijaga alam nya,
bgus sekli punk peduli linkungan,memang harus begitu,
dan juga yang pasti musuh nomor satu adalah PEMBODOHAN BARAT LEWAT MEDIA..
kakai tangan ACHmAD DHANI,,PEMBODOHAN KELEWAT BATAS..anak2 jadi komoditi..
barang kebutuhan mngkin
.
get ur eight-holes and skankin with me bloodybro!!!
keep struggle n cheers..
sdra sbtl sdarah beralkohol. oi!!!!!!!!!!!
kta semua bersaudara…
angkat gelas dan mari kita bersulang,,,,