11
Mar
08

Sahabat yang mati dalam perang saudara

 In memorian…. 
Sebelum jejak pendapat kehidupan di timor-timur dulu sangat lah aman dan tentram.gw adalah salah satu warga Negara indonesia yang dulu lama tinggal di Negara yang baru merdeka tersebut TIMOR LESTE yang dulu bernama timor-timur.Kehidupan yang aman dan tentram adalah dambaan setiap insan,perang dan konflik hanyalah melahirkn penderitaan entah apapun itu tujuannya.begitu juga kehilangan sahabat yang di bunuh ma saudaranya sendiri karena pro kontra apakah memihak Indonesia ato merdeka lepas dari pangkuan ibu pertiwi. Sangat tragis,nyawa manusia hanya sebanding dengan batu asah untuk parang dan pedang.bersyukurlah kita sebagai anak bangsa indonesia yang hidup merdeka di tanah pertiwi walo di terpa krisi multi dimensi.Jika kita pernah menjadi pengungsi akibat perang dan koflik rasis,kita patut bersyukur karena saat ini kita masih duduk manis di depan monitor, dunia maya yang sialan ini :-)

 timtimcr4.jpg

Gb.timor leste, pasca jajak pendapat( www.nusaku.com) 

Jika kita pernah merasakan dampak perang secara langsung,kita patut bersyukur karena hidup di atas tanah pertiwi yang indah ini.Jika kita pernah di injak2 oleh terror pembunuhan,penculikan,bahkan terror multilasi,kita pasti patut bersyukur,karena mempunyai raga yang indah yang kita banggakan ini.Jika hidup kita pernah bergantung dari kesigapan para aparat,sudah selayaknya kita beri penghargaan kepada mereka walopun sebagian dari kita termasuk gw udah ga percaya lagi ma kredibilitas mereka ( akibat ulah sebagian oknum saja :-) )Semoga dengan berdirinya negara yang baru tersebut dapat memberikan kesuburan bagi rakyatnya!
Love u all!!! 

2 Tanggapan ke “Sahabat yang mati dalam perang saudara”


  1. Kamis, 10 September 2009 pada 1:01 pm

    aku cuma mau tanggapi kesaksian sahabat yang mati dalam perang saudara. berbagai peristiwa yang telah dilalui oleh bangsa yang besar yang dinamai bumi pertiwi. dari peristiwa terbantainya 7 jenderal, G30SPKI, DITII, bahkan peristiwa tanjung periok adalah rentang kisah dalam lembar bangsa yang besar ini. siapapun dia lebih suka hidup dinegerinya sendiri dan memiliki pemimpin dari pulau tersebut. tapi sayangnya bangsa yang besar ini yang terdiri dari ribuan pulau tapi hanya satu pulau yang memerintah hingga saat ini. kenapa jurang antara misikin dengan kaya di negeri ini begitu dalam? coba tenggoklah kekehidupan kaum marjinal, syukur kepada RCTI yang mengupas begitu banya kisah nyata dari anak bumi pertiwi yang tereliminasi dari modernisasi bangsa. belum lagi begitu banyak anak bangsa yang jadi budak bangsa lain yang dihina, diperkosa, disiksa bahkan dibunuh. marilah kita membersihkan kotoran yang ada dimata kita sebelum menyuruh orang membersihkan matanya

  2. Kamis, 10 September 2009 pada 1:10 pm

    saya kira Timor Leste butuh waktu untuk menata hidup mereka yang baru. kita telah menjadikan negeri itu lautan api saat kita keluar. mereka menderita fisik dan mental akibat ulah kita. mereka cukup mampu untuk bangkit dari ketertinggalan. kekayan alam yang melimpah dengan jumlah pendukuk yang sedikit ada optimisme. tapi mengapa kita tidak mengulurkan tangan untuk merangkul mereka sebagai saudar walau dengan status negara sendiri sendiri. saya kira jika berada di negeri mereka kita tidak dianggap asing seperti bule-bule ataupun asia lainnya. perasaan sebagai satu negara dulu masih membuat cinta mereka terhadap bangsa ini tumbuh dan akan terus tumbuh jika terus dibina.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


 

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

foto!

punk_rock_by_ahopefulregret

Punk_by_opaquekrist

userichwithmohawk14cv

t217cc

pix1sm12tc

craigdc11vz

13918452319631l18ux

816ab

punk

mohawk-50913

More Photos


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.